Mari Pelajari Ucapan Minta Maaf Bahasa Jepang yang Sering Digunakan Orang Sana!

KJ

Editorial Team

27 Aug 2026

Mari Pelajari Ucapan Minta Maaf Bahasa Jepang yang Sering Digunakan Orang Sana!

Kalau kamu ingin kerja atau tinggal di Jepang, memahami ucapan minta maaf bahasa Jepang adalah salah satu kemampuan sederhana yang ternyata sangat penting. Dalam kehidupan sehari-hari, kamu bisa saja terlambat, melakukan kesalahan, mengganggu orang lain, atau bahkan salah saat bekerja.

Namun, tahukah kamu kalau orang Jepang tidak selalu menggunakan satu kata untuk meminta maaf?

Pilihan katanya bisa berbeda tergantung situasi dan siapa lawan bicaramu. Karena itu, yuk belajar bahasa Jepang melalui beberapa ucapan minta maaf yang umum digunakan!

Kalau Melakukan Kesalahan kepada Teman

Ketika melakukan kesalahan kecil kepada teman atau orang yang sudah dekat, kamu bisa menggunakan ごめん (Gomen) yang berarti “maaf”.

Contohnya: ごめん、遅れちゃった。(Gomen, okurechatta) yang artinya “Maaf, aku terlambat.” Kamu juga bisa mengatakan ごめんね (Gomen ne) untuk memberikan kesan yang lebih hangat.

Sementara itu, ごめんなさい (Gomen nasai) terdengar sedikit lebih sopan dan masih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Misalnya: ごめんなさい、ちょっと待って。(Gomen nasai, chotto matte) yang bisa diartikan “Maaf, tunggu sebentar.” Untuk kesalahan yang cukup serius kepada teman, kamu bisa mengatakan 本当にごめん (Hontō ni gomen) yang berarti “aku benar-benar minta maaf”.

Bagaimana Kalau kepada Orang Tua dan Orang Lain?

Dalam keluarga, penggunaan gomen atau gomen nasai cukup natural karena hubungan yang sudah dekat.

Misalnya: お母さん、ごめんなさい。(Okaasan, gomen nasai) yang artinya “Ibu, maaf.”

Berbeda ketika kamu berbicara dengan orang yang belum terlalu dekat. すみません (Sumimasen) menjadi salah satu ungkapan penting yang perlu kamu pahami.

Menariknya, sumimasen tidak hanya berarti “maaf”. Kata ini juga bisa berarti “permisi” ketika ingin meminta perhatian seseorang.

Contohnya: すみません、駅はどこですか? (Sumimasen, eki wa doko desu ka?) yang bisa berarti “Permisi, stasiun ada di mana?”

Jadi, memahami ucapan maaf di Jepang tidak cukup hanya dengan menerjemahkan katanya. Kamu juga perlu melihat situasinya.

Saat Melakukan Kesalahan di Tempat Kerja

Nah, bagian ini sangat penting bagi kamu yang ingin bekerja di Jepang. Ketika melakukan kesalahan kepada atasan, menggunakan gomen tentu terlalu santai. Kamu bisa menggunakan 申し訳ありません (Mōshiwake arimasen) untuk menunjukkan permintaan maaf yang lebih serius dan sopan.

Contohnya: 申し訳ありません。私の確認不足でした。(Mōshiwake arimasen. Watashi no kakunin fusoku deshita) yang berarti “Saya benar-benar minta maaf. Saya kurang melakukan pengecekan.” Dalam situasi yang lebih formal lagi, terdapat 申し訳ございません (Mōshiwake gozaimasen).

Ungkapan ini memiliki tingkat kesopanan yang lebih tinggi dan cocok untuk situasi profesional yang serius. Sementara itu, kepada rekan kerja yang sudah cukup dekat, kamu tidak selalu harus menggunakan bentuk paling formal. Sumimasen dapat digunakan sesuai situasi. Jadi, jangan hanya menghafal cara minta maaf maaf. Kamu perlu memahami kapan kata tersebut digunakan.

Jangan Asal Menggunakan Ucapan Minta Maaf!

Dari berbagai contoh tadi, kita bisa melihat bahwa ucapan minta maaf bahasa Jepang memiliki tingkatan dan konteks yang berbeda.

Gomen lebih cocok untuk hubungan yang akrab. Sumimasen dapat digunakan untuk meminta maaf atau permisi dalam situasi umum, sedangkan mōshiwake arimasen dan mōshiwake gozaimasen lebih cocok untuk situasi kerja yang serius dan formal.

Kalau kamu sedang mempersiapkan diri untuk bekerja di Jepang, kemampuan seperti ini jangan dianggap sepele. Semakin sering belajar bahasa Jepang dan latihan bicara sesuai situasi, semakin mudah kamu beradaptasi ketika berkomunikasi dengan orang Jepang.

 

Kredit Gambar: Hiro Otake/Flickr

Bagikan artikel ini

Artikel Menarik Lainnya